Nov 10, 2009

KBB#14 : White Bread, variation 1




Nga berasa ternyata KBB#14 udah datang lagi, deg-deg ser nich baca surat cinta dari KBB, setelah dibaca tantangan yang harus dikerjakan adalah bikin roti
waaaaaa bisa nga yaa.......
Emang kalo nga ikutan KBB nga ak
an deh bikin roti sendiri (nga berani bow!!). karena disini kita diwajibkan untuk mengikuti tantangan jadi berani nga berani harus ikutan deh.

Ternyata membuat roti sendiri nga seribet n sesusah yang dibayangkan, and hasilnya wah enyaakk dan lembut....

pertama baca resep ini membingungkan, karena baru kali ini bikin n menggunakan Baker's Precentage, ternyata lebih mudah loh dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan n mau buat berapa roti.

Dari resep ini bisa dibikin roti tawar, roti manis dengan diisi berbagai macam (ex: selai, coklat, keju, messis), roti burger or hotdog, dll

Ayo dicoba pasti ketagihan deh.....

White Bread, variation 1
Source: The Bread Baker’s Apprentice by Peter Reinhart, 2001, page 265-267


Ingredients - Baker’s Percentage
Bread flour -
100
Salt -
1.8
Granulated sugar -
7.7
Powdered milk (Dried Milk Solid) -
6.2
Instant yeast -
1
Egg, slightly beaten at room temperature -
7.7
Butter, room temperature -
7.7
Water -
62.8


Methods :
  • Mix together the flour, salt, powdered milk, sugar and yeast in a 4-quart bowl (or in the bowl of an electric mixer). Pour in the egg, butter and water and mixt with a large metal spoon (or on low speed of the electric mixer with the paddle attachement) until all the flour is absorbed and the dough forms a ball. If the dough seems very stiff and dry, trickle in more water until the dough is soft and supple.
  • Sprinkle flour on the counter, transfer the dough to the counter, and begin kneading (or mix on medium speed with the dough hook), adding more flour, if necessary, to create a dough that is soft, supple, and tacky but not sticky. Continue kneading (or mixing) for 6 to 8 minutes. (if the electric mixer, the dough should be clear the side of the bowl but stick ever so slightly to the bottom.) The dough should pass the windowpane test and register 80oF. Lightly oil a large bowl and transfer the dough to the bowl, rolling it to coat it with oil. Cover the bowl with plastic wrap.
  • Ferment at room temperature for 1.5 to 2 hours, or until the dough doubles in size (the length of time will depend on the room temperature).
  • Remove the fermented dough from the bowl and divide it in half for sandwich loaves, into eighteen 2-ounce pieces for dinner rolls, or twelve 3-ounce pieces for burger or hot dog buns. Shape the pieces into boules for loaves or tight rounds for dinner rolls or buns. Mist the dough lightly with spray oil and cover with a towel or plastic wrap. Allow to res for about 20 minutes.
  • Shaping. For loaves, shape like rolling a Swiss roll but pinch the crease with each rotation to strengthen the surface tension. Pinch the final seam closed with the back edge of your hand or with your thumbs. Lightly oil two 8.5 by 4.5-inch loaf pans and place the loaves in the pans. For rolls and buns, line 2 sheet pans with baking parchment. Rolls require no further shaping. For hot dog buns, shape into a pistolet without tapering the ends. Transfer the rolls or buns to the sheet pans.
  • Mist the tops of the dough with spray oil and loosely cover with plastic wrap or a towel. Proof the dough at room temperature for 60 to 90 minutes, or until nearly doubles in size.
  • Preheat the oven to 350oF for loaves or 400oF for rolls and buns. Brush the rolls or buns with the egg wash and garnish with poppy or sesame seeds. Sandwich loaves also may be washed and garnished, or score them down the centre and rub a little vegetable oil into the slit.
  • Bake the rolls or buns for approximately 15 minutes, or until they are golden brown and register just above 180oF in the centre. Bake loaves for 35 to 45 minutes, rotating 180 degrees halfway through for even baking, if needed. The tops should be golden brown and the sides, when removed from the pan, should be golden. The internal temperature of the loaves should be close to 190oF, and the loaves should sound hollow when thumped on the bottom.
  • Cooling. When the loaves have finished baking, remove them immediately from the pans and cool on a wire rack for at least 1 hour before slicing or serving. Rolls should cool for at least 15 minutes on a rack before serving.


Cara membuat :
  • Campur tepung, garam, susu bubuk, gula dan ragi di dalam mangkuk dengan volume 4 quart (atau gunakan mangkuk mixer). Tuangkan telur, mentega dan air, aduk dengan sendok metal yang besar (atau pakai mixer dengan kecepatan rendah menggunakan paddle attachment) hingga tepung tercampur rata dengan bahan cair tadi dan adonan membentuk bulatan bola. Jika adonan tampak keras dan kering, ciprati dengan air hingga adonan lunak dan fleksibel.
  • Taburkan tepung ke atas meja kerja, letakkan adonan di atasnya, dan mulai menguleni (atau kocok dengan kecepatan sedang memakai dough hook), tambahkan tepung jika perlu, untuk menghasilkan adonan yang lunak, fleksibel, dan tacky (sudah licin dan kering) tapi tidak lengket. Lanjutkan menguleni (atau mengaduk dengan mixer) selama 6-8 menit. (jika menggunakan mixer, adonan harusnya sudah lepas dari mangkuk, tidak lengket di dasarnya). Adonan harus lulus windowpane test (tes elastisitas adonan dengan mengambil sedikit bagian adonan dan dipentangkan di depan jendela/cahaya) dan bersuhu 80F. Siapkan mangkuk besar, olesi minyak tipis saja, letakkan adonan ke dalam mangkuk, gulingkan ke sisi-sisi mangkuk untuk melumasi adonan dengan minyak. Tutup mangkuk dengan plastik.
  • Biarkan adonan mengembang dalam suhu ruang selama 1.5 hingga 2 jam, atau hingga adonan mengembang dua kali lipat (durasi waktu pengembangan adonan bergantung kepada suhu ruangan tersebut).
  • Keluarkan adonan dari mangkuk dan bagi dua buah ukuran roti sandwich, menjadi 18 x 2ons dinner rolls, atau 12 x 3ons burger atau hot dog buns. Bentuklah bagian-bagian tersebut menjadi bola-bola untuk satu roti tawar iris atau bulatan-bulatan untuk dinner rolls/buns. Lembabkan adonan dengan spray oil tipis-tipis saja dan tutup dengan serbet dapur atau plastik. Biarkan selama 20 menit.
  • Pembentukan. Untuk roti tawar iris, bentuklah seperti membuat bolu gulung tetapi cubitlah bagian lipatannya dengan setiap putaran untuk menguatkan permukaannya. Tutuplah lipatan terakhir dengan mencubit seam menggunakan bagian tepi belakang tangan atau jempol anda. Olesi tipis dua loyang roti berukuran 8.5 x 4.5 inci dan letakkan adonan ke dalam kedua loyang tersebut. Untuk rolls dan buns, alasi 2 loyang dengan baking paper. Rolls tidak memerlukan shaping lebih lanjut. Untuk hot dog buns, bentuklah adonan berbentuk pistol tanpa mengecilkan ujungnya. Pindahkanlah rolls atau buns ke atas loyang.
  • Lembabkan permukaan adonan dengan spray oil dan tutup dengan plastik atau serbet dapur. Tidak usah terlalu rapat menutupnya. Biarkan adonan mengembang di suhu ruangan selama 60 - 90 menit, atau hingga adonan hampir mengembang dua kali lipat.
  • Panaskan oven 350F untuk loaves atau 400F untuk rolls dan buns. Olesi rolls atau buns dengan egg wash dan hiasi dengan poppy atau sesame seeds. Roti sandwich juga bisa diolesi dengan egg wash dan dihias, atau iris bagian tengahnya dan olesi minyak sayur sedikit di bagian irisan yang terbuka.
  • Panggang rolls dan buns selama kurleb 15 menit, atau hingga kuning kecoklatan dan bersuhu sedikit lebih tinggi dari 180F di tengahnya. Panggang loaves selama 35-45 menit, jika perlu, putar 180 derajat di tengah waktu baking untuk memastikan pematangan yang rata. Permukaan roti harusnya berwarna kuning kecoklatan dan tepinya kekuningan jika dikeluarkan dari loyang. Suhu di dalam roti semestinya mendekati 190F, dan roti berbunyi kopong ketika diketuk-ketuk dasarnya.
  • Pendinginan. Jika roti sudah selesai dipanggang, keluarkan segera dari loyang dan dinginkan di atas rak pendingin selama kurang lebih 1 jam sebelum diiris-iris atau disajikan. Rolls seharusnya akan dingin sekurang-kurangnya 15 menit saat didinginkan di atas rak.



KETERANGAN

Baker’s Percentage

Jangan panik dulu… Baker’s Percentage mudah koq, tidak sesulit yang dibayangkan.

Baker’s Percentage (BsP) adalah cara penghitungan yang biasa dipakai oleh para professional bread baker. Mereka biasanya tidak menggunakan istilah resep tetapi menggunakan istilah formula. Formula ini menunjukkan proporsi dasar bahan-bahan, terhitung dan diekspresikan sebagai hitungan persen walaupun BsP bukan merupakan hitungan persentasi sebenarnya yang jumlah total adalah 100%. BsP ini menghitung bahan-bahan baik kering atau basah dalam satuan berat, baik metric atau imperial. BsP menggunakan berat tepung sebagai acuan dasarnya.

Keuntungan dari penggunaan BsP ini dengan sekali melihat, BsP:

1. memudahkan untuk memperbesar atau memperkecil jumlah bahan sesuai yang dibutuhkan

Penggunaan BsP ini dapat diterapkan secara langsung dan mudah sekali. Ukuran dari formula dapat dikali atau dibagi sesuai kebutuhan dan langsung menggunakan satuan ukuran berat. BsP dapat dikalikan langsung dan diganti dengan ukuran satuan berat. Di dalam proses industri, biasanya ukuran besar seperti dalam kg. Misalnya kita hendak membuat roti dengan ukuran tepung 25kg, BsP tersebut tinggal dibagi menjadi empat dan berat dalam satuan kg.

Terkecuali, jika berat salah satu bahan terlalu kecil untuk timbangan kita, mau tak mau, kita harus menggunakan ukuran sendok teh atau makan dan berat tersebut dapat dikonversikan menjadi ukuran volume. Cara lainnya yang dapat dilakukan, jika timbangan minimum 10g dan kita hanya butuh 2g, kita dapat menimbang bahan tersebut seberat 10g dan membagi 5. Selama bahan tersebut bukan bahan kritikal seperti pengawet, perbedaan sedikit pada berat tidak akan berpengaruh banyak terhadap hasil akhir.


2. membandingkan formula yang berbeda tanpa harus menghitung proporsi lagi karena berdasarkan satu dasar hitungan, yaitu berat tepung

Jika kita sedang membuat formula baru untuk product development dan formula tersebut berdasarkan formula lama/dasar, kita bisa menambah atau mengurangi berat bahan dengan mengetahui bahwa berat tersebut tidak akan menyebabkan adonan menjadi kacau. Disarankan jika kita hendak mengubah formula lama semisalnya untuk memperbaiki tekstur, lebih baik merubah jumlah bahan jangan lebih dari 2 macam bahan. Semakin banyak bahan yang dirubah pada satu percobaan, kita akan semakin bingung di mana letak kesalahannya jika hasil tidak sesuai yang diinginkan.


3. secara cepat memberikan informasi apakah formula tersebut berimbang dengan benar

Contoh dari perbandingan proporsi, misalnya penggunaan garam biasanya dalam adonan roti berpatokan tidak lebih dari 2% dari jumlah tepung. Selain itu penggunaan air untuk hidrasi bahan-bahan dapat dilihat apakah adonan ini merupakan adonan yang keras atau yang lunak, seperti contohnya 40% atau 60% air dari jumlah tepung.


4. memberikan ancar-ancar yang terarah tanpa tebak-tabakan untuk mengetahui hasil akhir

Keterangan seperti pada nomer 2 dan 3.


5. memberikan pengertian bagaimana para professional (dan banyak pula para amatir) mendiskusikan formula mereka

BsP menggunakan berat tepung sebagai 100% dan bahan-bahan lainnya dihitung sebagai proporsi dari tepung tersebut. Contoh bahan-bahan yang biasanya dikategorikan sebagai tepung utama adalah tepung terigu putih, tepung terigu wholemeal, tepung rye dan semolina. Jika menggunakan lebih dari satu jenis tepung, contohnya tepung terigu dan tepung rye, jumlah tepung-tepung ini adalah 100%, misalnya tepung terigu = 60% dan tepung rye = 40%.

Jika kita menggunakan lebih dari satu bahan hidrasi seperti air, sari buah dan susu cair, bahan-bahan tersebut dikelompokan menjadi satu untuk penghitungan hidrasi. Misalnya jumlah bahan hidrasi 50%, jika kita menggunakan air dan sari buah, formula tersebut akan tertulis sebagai contohnya air = 40% dan sari buah = 10%. Begitu pula jika kita menggunakan telur, bahan ini harus diperhitungkan sebagai bahan hidrasi. Jika tidak, adonan dapat menjadi terlalu lunak untuk formula roti tersebut.


Contohnya jika kita mau membuat 500g roti berdasarkan berat tepung:


Baker’s Percentage - Dalam ukuran berat
Tepung terigu 95% - 475g
Tepung rye 5% - 25g
Garam 2% - 10g
Ragi 0.8% - 4g
Air 50% - 250g

Lalu, bagaimana mengkorversi resep dengan satuan berat ke BsP? Caranya mudah sekali.

Resep => BsP
Tepung terigu 600g => (600/700)*100% = 85.7%
Tepung rye 100g => (100/700)*100% = 14.3%
Garam 8g => (8/700)*100% = 1.1%
Ragi 5g => (5/700)*100% = 0.7%
Air 300g => (300/700)*100% = 42.9%

Untuk tantangan ke14 ini, kita menggunakan BsP untuk straight method, tidak menggunakan preferment karena hitungan BsP akan sedikit berbeda dengan adanya dua hitungan. Pembahasan dengan preferment akan dilakukan pada saat tantangan dengan preferment.

Disusun oleh Regina Budiardjo


Referensi:
www.wildyeast.com
www.theartisan.net
Reinhart, P. 2001. The Bread Baker Apprentice.

Jangan lupa untuk membaca artikel-artikel yang berada di:
http://klubberanibaking.blogspot.com/search/label/roti

Jul 9, 2009

KBB #12 - Savoury Baking




Nga berasa banget deh ternyata udah dapet surat cinta lg dari KBB or Klub Berani Baking buat tantangan KBB#12 nya. setelah dibaca resepnya, Mmmm... bisa nga yaa coz ditulis tingkat kesulitannya menantang wasduhhh..... dengan semangat tinggi coba di buat ahh.. Chayooo...

Bahan2 sepertinya udah lengkap semua n kebetulan bgt nich di kulkas ada mustard (meskipun bkn merk dijon). langsung aja deh masuk dapur, tp setelah boboin my baby girl dolo, klo nga bisa agak2 repot deh... n setelah mempersiapkan lokasi foto (ciee.. lokasi, gaya bgt dah bahasanya) karena souffles ini bisa cepet turun (ilmu dari milis KBB loh..).

Tempatnya nga pake ramekin karena nga punya n belom sempet beli n tea cup nya nga ada yg lurus, jadi pake loyang almunium, sempet takut nga jadi aja deh. ternyata..... mengembang dengan sempurna... Yiiippiieeee.....

Hasilnya... Enyaaakkk bgt n yg lebih membuat senang hati ternyata keisha sukkkaaaa bgt (bayangkan abis 1/2 loyang) xixixi... doyan ape laper cayang!!!





monggo resepnya

KBB#12 - Cheese Souffles

Sumber: The Perfect Cookbook by David Herbert. Penguin Books Australia Ltd 2003.

Ingredients/Bahan-bahan:
  • 100g unsalted butter / mentega tawar

  • ½ cup plain (all-purpose) flour / tepung terigu

  • 300ml milk / susu

  • 1 cup grated cheddar / cheddar parut

  • 2 Tbs / sdM freshly grated parmesan / parmesan parut

  • ½ tsp Dijon mustard / mustard Dijon

  • pinch / sejumput cayenne pepper

  • 4 eggs / telur, separated / pisahkan


Directions/Cara Pembuatan:

Preheat the oven to 190C (375F, Gas Mark 5). Grease and lightly flour six ½-cup-capacity souffle dishes.
Panaskan oven suhu 190C (375F, Gas Mark 5). Minyaki/olesi mentega dan taburkan tepung loyang souffle dengan kapasitas ½ cup sebanyak 6 buah.



Melt butter in a small saucepan over low heat. Add the flour and cook, stirring constantly, for 1 minute. Gradually add the milk and whisk continuously over medium heat until the mixture is smooth, thickens and comes to the boil. Allow to cool for 5 minutes.

Lelehkan mentega di panci kecil dengan api kecil. Tambahkan tepung lalu masak sambil diaduk-aduk selama 1 menit. Tambahkan susu sedikit demi sedikit dan whisk terus menerus dengan api sedang hingga adonan lembut, mengental dan mendidih. Biarkan dingin sejenak selama 5 menit.


Transfer the mixture to a bowl and stir in the cheddar, parmesan, mustard and cayenne pepper. Mix well.
Pindahkan adonan ke dalam mangkuk dan masukkan keju cheddar, parmesan, mustard dan cayenne pepper. Aduk rata.


Lightly beat the egg yolks and add these to the cheese mixture. Mix well.
Kocok ringan kuning telur dan masukkan ke dalam adonan keju. Aduk rata.



With an electric mixer, whisk the egg whites in a clean bowl until firm peaks form. Fold a quarter of the whites through the cheese mixture to slacken it slightly, then gently fold through the remaining whites.

Kocok putih telur menggunakan electric mixer hingga mencapai firm peak. Masukkan seperempat adonan putih telur ke dalam adonan keju untuk sedikit 'melemaskan' adonan, lalu masukkan sisanya perlahan.



Spoon the mixture into the prepared dishes and bake for 20-25 minutes, or until risen and golden. Don't be tempted to open the oven until the souffles have risen. Serve immediately.

Sendokkan adonan ke dalam loyang yang sudah disiapkan lalu panggang selama 20-25 menit, atau hingga mengembang naik dan kecoklatan. Jangan tergoda untuk membuka oven sebelum souffles betul-betul sudah mengembang/naik. Hidangkan segera.

Jul 6, 2009

My Baby Girl 1st B'Day

Haaappyyy birthdaaayyy cintaku.....

semoga panjang umur, jadi anak yg soleha, tambah pinter, tambah cantik, tambah lucu, dimurahkan rizkinya, and selalu disayang oleh semua orang... Amiiinnn...


Black Forest

source : Milis NCC

Bahan :
8 btr Telur (ukuran sedang)
60 gr coklat bubuk
40 gr maizena
100 gr terigu
1/2 sdm emulsifier
100 gr mentega, lelehkan. (jadi 200gr, tinna)
200 gr gula pasir 1
1 sdt vanillie
500 gr whipinh crean atau Krim kocok (butter krim)

100 gr dark cooking chocolate
10 bh cherry merah
1 klg cherry hitam, saring pisahkan airnya.
1 sdt bubuk kayu manis
2 sdm peres maizena, cairkan dgn sedikit air

Cara Membuat :

1. Campur terigu, coklat bubuk dan maizena, aduk rata.

2. Kocok telur, gula dan emulsifier hingga mengembang dan kental (berjejak), masukkan campuran tepung sambil diayak, aduk hingga tercampur rata, masukkan mentega leleh aduk rata.

3. Tuang dalam loyang bulat garis tengah 20 cm (pake 21 juga sudah tinggi), oven hingga matang, dinginkan.

4. Potong melintang menjadi tiga bagian

5. Masak air chery hitam,masukkan maizena dan kayu manis, masak bentar sampai mengental.

6. Letakkan satu lapis cake, oles dengan sirup dari cery hitam tadi, tata buah cerry yg sudah dipotong 2, tutup dengan krim kocok. Tumpuk lagi dengan lapis kedua, lakukan hal yang sama.Tumpuk lagi dengan lapisan ketiga, rapikan.

7. Oles seluruh cake tadi dengan butter krim, hias dengan dark cooking chocolate serut hingga tertutup semua. Semprotkan butter krim, hias dengan cherry merah.

Alternatif lain membuat campuran cherry hitam :

1. Saring dan pisahkan cherry hitam dari airnya

2. Potong 2 cherry hitam

3. Panaskan air cherry hitam sampai mendidih, masukkan larutan maizena dan kayu manis, masak lagi sampai mendidih

4. Masukkan potongan cherry hitam, masak sampai mendidih lagi

5. Angkat dari api dan dinginkan

Jun 2, 2009

Chedar cheese roll cake

sumpah deh ni cake leeemmmbbuuttt banget. Dulu sempet nyari2 resep yang selembut cheese roll cakenya bread talk, karena my baby girl suuukkaa bgt jadi harus dicari donk. akhirnya dapet juga yang menyamakan kelembutannya witch is resep cheese roll cake di bungkus chedar cheese.

Pas kemaren tanggal 28 April papa n mama merayakan anniversary yang ke 28. Iseng2 deh bikini kue, base cakenya pake resep cheese roll cake di bungkus chedar cheese. Sebenarnya ini untuk roll cake, tapi ternyata dibikin buat base cake jadinya special bgt deh kuenya. Tinggal dikasih butter cream or whipping cream n dihias jadi deh black forest. Diriku pake 1½ resep untuk 2 Loyang 22x22x4.

Setelah dinikmati, komentar orang2 yang makan mak nyuuss.. cakenya lembut dan enaakk banget (jadi tersapu2 eh tersipu2 dech hehe…)



Cheese Roll Cake
Source : Bungkus Diamon Cheedar Cheese

ingrediens :

8 Butir kuning telur
3 butir putih telur, kocok sampai kaku dengan sedikit gula halus
100 gr gula halus (tambahin jadi 135 karena kurang manis.. tinna)
1 sdm cake emulsifier
1 sdm susu kental manis
55 gr tepung terigu
110 mentega. dicairin (bisa diganti mentega n margarine perbandingan 50:50)

Directions:

1. Kocok kuning telur, gula dan cake emulsifier hingga kental, naik, mengembang dan berjejak.
2. Tambahkan susu kental manis aduk rata
3. masukkan terigu aduk rata
4. masukkan mentega cair aduk rata
5. tuang ke Loyang yang sudah diolesi margarine, lapisi kertas roti dan oles margarine lagi.
6. Oven dengan api sedang selama ± 15 - 20 menit

ONBITJKOEK




Pas lagi chek e-mail, Bertapa bahagianya diriku mendapatkan surat cinta dari KBB. Bayangkan bacanya aja sambil cengar-cengir, maklum baru diterima jadi anggota Klub Berani Baking.

Tetapi entah karena pengacara (pengangguran banyak acara) or ibu rumah tangga yang sok sibuk, ternyata sampai mau akhir penyerahan laporan kok belum bikin juga yaa hehe… Untung bahan-bahan yang lain ada, tinggal cengkih yang masih missing nich, sekalian nganter my baby girl control bulanan mampir deh pergi ke pasar, tidak lupa dipasar ngeBakso dulu, mumpung ada bakso enak xixixi… (dasar ibu-ibu.. gagal deh diet…) tapi ternyata disana nga ada cengkih yang bubuk, ya udah deh beli yang batangan aja.

Nyampe rumah si baby langsung bobo siang, cepet-cepet siapin bahan-bahan n mulai bikin deh. Adonan telur di mixer pas mau masukin terigu eh…. ternyata cengkihnya lupa nga diblender, ya udah deh diuleg aja (mana nga alus lg nguleknya). Sesudah adonan jadi, masuk Loyang deh. Ternyata…… loyangnya lupa nga dialasi kertas apalagi dioles mentega n ditabur tepung. Wasduuuhhh… lengket nga yaa??? nanti kuenya gagal, kan bisa-bisa memalukan masa baru masuk KBB udah gagal. Kayanya emng amatiran banget deh bakul kuenya (ngeles banget yaa…. Xixixi…). Setelah dioven dan ditaburi almon (nga punya persediaan kenari nich di rumah), Emmm wanginya…. Harum… Jd nga sabar buat nyobain.. and Rassanya ennyyaakk….

Emang nga nyesel deh ikutan KBB, karena kita bisa mencoba resep-resep yang kita nga tau.. thans yaa buat KBB and Mba Lia and Mba Ventin.




KBB#11 - ONBITJKOEK
Sumber : Kue-Kue Indonesia. Yasa Boga-PT Gramedia Jakarta. 2007.

Bahan :
125g gula palem/gula merah
5 kuning telur
3 putih telur

Campur rata :
125g tapung terigu
1sdt peres kayumanis bubuk
½ sdtpala bubuk
¼ sdt cengkih bubuk

Taburan :
50g kenari, iris tipis

Cara :
1. Kocok kuning telur dan putih telur, gula palem sampai kental dan naik.
2. Masukkan campuran tepung kedalam kocokan telur, aduk rata.
3. Tuang kedalam Loyang roti (loaf) yang sudah dialas dengan lapisan kertas yang Sudah dioleso mentega dan ditaburi tepung.
4. Panggang kurang lebih 20 menit (setengah matang). Taburi irisan kenari. Panggang terus sampai matang, angkat. Potong menurut selera

CHEESE RICE SCHOTEL


Bingung deh cari-cari resep buat si krucil, secara udah mulai makan2an agak padat n klo di kasih nasi tim terus bosen n jadinya susah makan deh. Setelah blog walking eh nga sengaja nemu resep ini. Klo buat si baby nasinya diganti sama nasi yang lembek or bubur juga boleh, tp nga pake merica loh (coz nanti pedes), trus susunya pake susunya si baby deh. Klo udah dibikinin ini makannya jadi buanyak baget (senangnya hatiku), thanks banget yaa buat resepnya. Yang ditulis italic resep untuk my baby girl



CHEESE RICE SCHOTEL


Bahan :
1 piring nasi ( nasi lembek or bubur)
2 butir telur, kocok
4 sdm susu cair plain (pake susu si baby)
50 gr keju cheddar, parut
3/4 sdt garam
1/2 sdt merica (nga pake coz nanti pedes)
50 gr keju yang gampang meleleh --> Kraft Quick Melt, Mozarella, dll. Parut/potong dadu kecil.
Margarin untuk mengoles pinggan
Oregano

Cara Membuat :
1. Olesi pinggan tahan panas dengan sedikit margarine.
2. Tata nasi di atas pinggan. Tekan-tekan dan ratakan.
3. Kocok telur, susu, merica, garam, sampai rata, lalu tambahkan keju cheddar parut.
4. Tuang di atas nasi, ratakan sampai adonan telur masuk kesela-sela nasi.
5. Taburi atasnya dengan keju parut yang gampang meleleh dan Oregano.
6. Panggang sampai telur matang, keju meleleh, dan kecokelatan. Sajikan panas.

Cheese Cake Tape



Selama ini setelah browsing n blog walking kok belum dapet resep Cake Tape yang sreg di hatiku, tapi setelah mencoba2 dan berkreasi (halah bahasanya..) dengan beberapa resep akhirnya jadilah resep yang ini.


Ternyata enyaaaakkk… cakenya lembut n rasa tapenya nga terlalu berasa (secara diriku nga begitu suka dgn tape). Jadi salah satu resep andalan nich…



Cheese Cake Tape


Ingredients:

Bahan A :
210 gr gula pasir
8 btr telur
1 sdt emulsifier

Bahan B
200 gr Terigu
2 sdm susu bubuk

Bahan C
150 gr butter, cairkan
225 gr Tape, Haluskan (pake blender.. tinna)
Butter cream :
50 gr butter
50 gr gula halus
5 sdm Susu kental manis
keju cheddar parut secukupnya (untuk taburan)

Directions:
1. Siapkan loyang ukuran 26x26x7cm. Oles margarine, alasi kertas roti, oles lagi dgn margarine.
2. Kocok bahan A sampai adonan kental, naik, mengembang dan berjejak.
3. Tambahkan semua bahan B. Kocok dengan kecepatan rendah sebentar sampai rata.
4. Tambahkan bahan C. Kocok sebentar. Lalu aduk dengan spatula.
5. Tuang adonan. Oven selama 25-30 menit dengan api sedang.
6. Membuat butter cream, Kocok margarine sampai mengembang, lembut dan berwarna pucat, masukkan gula halus dan skm. Kocok sampai menjadi krim.
7. Setelah cake matang, keluarkan dari loyang, oleskan dengan krim, lalu tabur dengan parutan keju.

Mar 10, 2009

Puding Busa Jeruk


Maauu Ikuuutttaaannn Puding week NCC ahh..

Mustipun belum bisa masak, baking pun masih sering gosong n bantet (xixixi..) tp dengan PD-nya mau ikutan Puding week NCC

Milih resep puding busa Jeruk ini coz keluhatannya kok suegeeerrr bgt, makan di hari yang panas ditemani es teh manis yang duuiinnggiinnn... Mmmm...

So langsung masuk dapur, untung semua bahan2nya ada, eehh ternyata nga punya nutrisari so minta anter Hubby ke supermarket deh (untung mau, sekalian beli susu si krucil). setelah sampai rumah nguprek-nguprek (waduh bahasanya...) didapur... Taarraaaa... jadi deh. tp belum bisa dimakan coz msh blm keras jadi sabarrr yaaaa....

ehh sampe bsk lupa blm difoto, untung aja pudingnya masih ada (wuuiihh.. untung..untung..) ya udah deh jeprat-jepret supaya ni puding bisa nangkring di blog n especialy di puding week NCC.

Rasanya sueeggeerr bgt... (seperti yang dibayangkan, apalagi pudingnya dingin)
Aq Ambil resepnya Disini 

Puding Busa Jeruk
Source : Yeni Suryasusanti <ninie@dnet.net.id>
Modified by : Dewi Anwar

Bahan Puding Jeruk :
120 ml putih telur
2 bks agar-agar putih
200 gr gula pasir
750 ml air
60 gr nutrisari (4 sachet kecil)
jeruk mandarin kaleng untuk hiasan

Bahan Vla Vanili :
500 cc susu cair
200 gr gula pasir
2 btr kuning telur
1 sdm tepung maizena
1/2 sdt vanili
1 sdm rum (optional)

Cara Membuat Puding :

  1. Siapkan loyang puding, basahi dengan air dingin, tata jeruk mandarin kaleng di dasar loyang, sisihkan
  2. Rebus agar-agar bersama air dan gula pasir sampai mendidih, angkat dari api, tuangkan sedikit agar-agar bening (sekitar 3 sendok sayur) untuk mengikat jeruk
  3. Tuang nutrisari ke agar-agar bening, aduk, sisihkan sambil sesekali diaduk biar nggak beku
    Kocok putih telur hingga kaku, turunkan speed mixer, tuang agar-agar nutrisari yang sudah hangat sambil tetap dikocok dengan speed rendah hingga tercampur rata (hangat yaaa, tandanya uapnya sudah hilang... jangan panas2 dituangnya karena bisa mengakibatkan terbentuknya 2 lapisan busa dan orange bening...)
  4. Tuang sebagian adonan ke dalam cetakan masukan sebentar ke lemari pendingin sampai permukaanya mengeras
  5. sajikan bersama vla vanili.

Cara Membuat Vla Vanili :

  1. Cairkan tepung maizena dengan sebagian susu, sisihkan
  2. Kocok kuning telur dengan garpu, sisihkan
  3. Rebus susu cair dan gula hingga mendidih, kecilkan api
  4. Ambil sekitar 3 sendok sayur rebusan susu, tuang ke kocokan telur, aduk rata
  5. Tuang kembali kocokan telur dan susu ke dalam rebusan susu, aduk cepat
  6. Masukkan larutan tepung maizena, aduk cepat, masak hingga mendidih kembali Masukkan vanili, angkat dari api
  7. Jika ingin menggunakan rum, tunggu vla hangat, masukkan rum

Mar 7, 2009

Sponge Cake - Yongki Gunawan



Setelah blogwalking ternyata udah banyak yang nyoba sponge cake yongki, terpengaruh oleh komentar-komentar yang ada akhirnya memberanikan diri untuk mmbuatnya. cake ini menggunakan 10 telur (lebih banyak dari sponge

 cake yang biasanya. 

udah ngikutin cara pembuatannya step by step tp kok setelah jadi kuenya mimpes alias menciut... aq kan pke loyang kotak 22x22x4, waktu jadi adonan pke loyang segitu masih

 kelebihan alias adonannya luber, ya udah deh ditampung di cup (dapet 4 cup). sewakto dioven adonannya cantik sekali (dengan loyangnya penuh) tp sewaktu dikeluarkan adonannya lama-lama menciut (jadi tinnginya cuman -/+ 2cm), yang di cup juga demikian. 

kira-kira kenapa yaa?? (garuk-garuk kepala...)

tapi klo soal rasa jangan ditanya deh, klo kata om bondan mak nyuuusss...

Ini penampakan cake dengan loyang 22x22x4


Sponge Cake

Source : Yongki Gunawan

Bahan A:
10 kuning telur
5 putih telur
10gr emulsifier/sponge gel
150gr gula kastor (butiran halus)
100gr terigu 
1 sdm susu bubuk
1 sdm tepung maizena

Bahan B :
100gr butter
50gr margarine 
1 sdm susu kental manis

Cara :
Kocok telur dan gula hingga kental, masukan emilsifier, kocok hingga mengembang, masukan terigu, susu bubuk dan maizena, aduk
Cairkan butter dan margarine, angkat dari api, tambah susu kental manis.
Adonan B dituang ke adonan A.
Masukkan adonan kedalam loyang diameter 22cm panggang 180 derajat.

Feb 27, 2009

American Risoles




American Risoles
Source : NCC

Kulit :
100gr tepung terigu
3 btr telur
1 sdm mentega leleh
1/2 sdt garam
300ml susu

Cara membuat:
- Ayak terigu, taruh dalam mangkuk bersama garam. Buat lubangditengah, pecahkan telur di dlamnya, aduk satu arah.
- Tambahkan susu sedikit demi sedikit, hingga adonan menjadi licin danhalus.
- Tambahkan susu hingga habis, masukkan mentega leleh.
- Tutup adonan dengan plastik, diamkan 30 menit.
- Olesi wajan dadar diameter 12 cm dengan margarine, panaskan.
- Tuangi 1 sendok adonan, ratakan sambil diputar, 2-3 menit, angkat.

Bahan isi :
4 lbr Smoked beef, potong kecil 2 x 2 cm
100 gr keju cheddar parut / mozarella / SCC/Mayonaise
4 btr telur rebus, potong kecil
1 butir telur, kocok lepas

250 gr tepung panir
½ kg minyak goreng

Cara membuat :
- Bentangkan crepes, isi dengan potongan smoked beef, potongan telur rebus, sedikit keju parut, lipat spt amplop. Sisihkan
- Lakukan hingga crepes habis.
- Celupkan crepes isi ke dalam telur kocok, gulingkan dalam tepung panir.
- Masukkan kedalam lemari pendingin kira-kira 1 jam.
- Goreng hingga kuning.
- Sajikan dengan saus pedas, atau cabe rawit

Nasi Liwet



Lagi bosen sama nasi uduk or nasi goreng yang dari dulu menjadi menu saparan. bayangin dari jaman sekolah SD eh.. ngbayanginnya jgn lama-lama yaa nanti nga jadi masak lagi hehe..


truz ngeliat resep dari Mitzui Cooking Class yang lumayan loh cooking classnya diadain 2 kali tiap bulan n hebatnya it’s free bayangin aja klo ikut cooking clazz mahal boo… (lumayang buat nambah2 ilmu & pengalaman n dapet resep-resep baru) tp yaa harus beli produknya dulu.
Back to masak-masak emm… kayaknya enak nich bikin nasi liwet.. ya udah laporan sm mama ada resep enak trus kta bikin deh.. bikinya gampang meskipun dari bahan2nya kelihatan buanyak tp masaknya gampang n cepet kok, sok tau banget yaa padahal yang masak mama, mestipun aq bantuin juga tapi bantuin ngacak-ngacak hihi..
Soal rasa Mmm Enyyaakk…



Nasi Liwet
Source : Mitzui Cooking Class

Bahan :
500 gram Beras (cuci bersih)
500 cc Santan

Bumbu :
5 buah cabe rawit (iris tipis)
2 buah cabe merah besar (iris korek api)
2 buah cabe hijau besar (iris korek api)
8 siung bawang putih (keprek, cincang halus)
10 siung bawang merah (iris tipis)
4 batang sereh (memarkan)
4 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
2 lembar daun pandan
1 ruas laos (keprek)
Garam, merica, kaldu ayam secukupnya
4 sendok Minyak goreng

Bahan Pelengkap :
Ikan teri medan (goreng kering)
4 siung bawang merah (iris tipis)
2 siung bawang putih (iris tipis)
5 buah cabe rawit
2 buah cabe merah besar

Cara Membuat :
1. Panaskan miyak goreng, tumis bumbu sampai harum kemudian masukkan beras dan santan aduk rata.
2. Kemudian masukkan ke dalam panci presto Mitzui (karena demo masak Produk Mitzui) tp klo gue di masukkan ke Rice cooker sampai nasi matang.
3. Untuk pelengkap, Tumis bawang putih hingga harum, masukkan bawang merah, cabe, dan ikan teri aduk rata.
4. Setelah nasi matang campurkan dengan tumisan bahan pelengkap.
5. Nasi Liwet siap disajikan.